Beranda > Penyakit fisik > Salmonellosis

Salmonellosis

Salmonellosis merupakan infeksi bakteri Salmonella. Kebanyakan orang yang terinfeksi salmonella mengalami diare, demam, muntah, dan kejang/kram pada perut pada 12 hingga 72 jam setelah terinfeksi. Dalam kebanyakan kasus, penyakit berlangsung 3 sampai 7 hari; kebanyakan orang akan sembuh tanpa pengobatan. Namun, pada beberapa orang lain, diare mungkin akan menjadi parah dan mengakibatkan pasien sangat kekurangan air pada tubuhnya (dehidrasi) sehingga mengharuskan dia untuk dibawa ke rumah sakit. Di rumah sakit, pasien akan mendapat suplai tranfusi darah untuk meringankan dehidrasi dan diberi obat untuk mengurangi/menghilangkan gejala seperti pengurangan demam. Dalam kasus parah, infeksi Salmonella akan menyebar dari usus ke aliran darah kemudian ke tempat lainnya di tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kematian, kecuali jika orang itu segera diobati dengan antibiotik. Orang tua, bayi, dan orang-orang dengan sistem kekebalan rendah lebih mungkin untuk mengalami kondisi penyakit parah.

Jenis salmonella yang biasanya dikaitkan dengan infeksi pada manusia disebut Non-Typhoidal Salmonella. Biasanya bersumber dari:

  • Unggas, babi, dan ternak, jika daging tidak dipersiapkan dengan baik dan benar,
  • Telur dan susu, serta produk telur, jika tidak dijaga kebersihannya, ditangani, atau didinginkan dengan benar,
  • Reptil seperti kura-kura, lizard, dan ular, karena mereka bisa membawa bakteri di kulitnya,
  • Hewan rumah peliharaan,
  • Buah-buahan dan sayuran yang terkontaminasi atau sudah membusuk.

Jarang sekali bentuk salmonella (yang disebut typhoidal salmonella)  dapat mengakibatkan penyakit demam tipus. Ini hanya dibawa oleh manusia dan biasanya penularan terjadi melalui kontak langsung dengan fecal (kotoran) orang yang terinfeksi, langsung maupun tidak langsung.

Gejala
Bakteri yang menjangkiti inilah yang  biasanya menyebabkan gejala daripada apapun racun/toksin yang dihasilkannya. Gejala biasanya terjadi pada saluran pencernaan (gastrointestinal) termasuk mual, muntah, kram abdominal dan diare berdarah dengan lendir. Sakit kepala, kelelahan dan bintik-bintik merah juga mungkin. Gejala-gejala tersebut mungkin menjadi parah terutama pada anak-anak dan orang tua. Gejala terakhir umumnya sampai satu minggu, dan dapat muncul 12 hingga 72 jam setelah proses menelan bakteri.

Setelah infeksi bakteri, arthritis reaktif (a.k.a. Reiters Syndrome) dapat berkembang. Dalam sabit-cell anemia, osteomyelitis karena infeksi Salmonella jauh lebih umum daripada penyebab umumnya.

Pencegahan
Makanan harus dimasak ke 68 °C – 72 °C (145 °F – 160 °F) dan cairan seperti soup atau gravie(?) harus direbus. Pembekuan tidak cukup untuk membunuh salmonella. Sedangkan salmonella biasanya sensitif panas, hal yang sama yang tidak bisa diaplikasikan di lingkungan lemak tinggi.

Antibodi dan pengembangan vaksin
Antibodi Salmonella  pertama ditemukan pada anak-anak di Malawi  dalam penelitian yang  diterbitkan pada 2008. Peneliti Malawi  telah mengidentifikasi sebuah antibodi yang melindungi anak-anak terhadap infeksi bakteri pada darah yang disebabkan oleh Salmonella. Diharapkan dari hal ini nantinya akan tercipta vaksin untuk penyakit Salmonellosis.

Sumber: Wikipedia.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
Kategori:Penyakit fisik Tag:,
  1. 7 Mei 2013 pukul 13:22

    Such a very useful article. Very worthwhile to read
    this particular article.I would like to appreciate the actual endeavours you had made for
    penning this amazing write-up.

  2. 6 September 2013 pukul 11:38

    Wow! In the end I got a webpage from where I be capable of actually get valuable information concerning my study and knowledge.

  3. 13 Januari 2015 pukul 17:29

    These pills, provided with a prescription, were basically ‘speed’ – which, in the slightly different form, was sold as
    a street drug. Nearly all of such drugs can improve your heartbeat and lead to cardiac problems, palpitations
    etc. Diet pills are dangerous even at supposedly
    safe dosages. Acai is very nutritious and its antioxidants assist to shed weight.

  4. 4 Juni 2016 pukul 09:45

    外壁の断熱と更に重要な、耐震です。最近では熊本での地震で最新の耐震基準で
    建築された住宅が全壊しました。最新の技術であっても全壊になるのです

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: