Beranda > Penyakit fisik > Giardia lamblia

Giardia lamblia

Giardia lamblia (identik dengan Lamblia intestinalis dan Giardia duodenalis) adalah protozoa parasit yang membentuk koloni dan bereproduksi di usus kecil, menyebabkan giardiasis (infeksi usus kecil). Parasit giardia ini menambatkan dirinya ke epithelium melalui cakram berperekat diperutnya dan bereproduksi melalui pembelahan biner. Giardiasis tidak tersebar melalui darah, dan tidak menyebar ke bagian sistem pencernaan lainnya namun tetap berada di usus kecil. Mereka menyerap nutrisi dari lumen (dinding dalam) usus kecil dan tidak memerlukan oksigen untuk hidupnya (anaerob).

Host Giardian
Giardia mempengaruhi manusia, tetapi juga menjadi salah satu parasit yang paling umum menjangkiti kucing, anjing dan burung. Juga dapat menjadikan binatang menyusui sebagai host misalnya: sapi, berang-berang, rusa, dan domba.

Manifestasi dan gejala infeksi

Kolonisasi Giardia menyebabkan radang usus dan villous atrophia ( mengurangi kemampuan absorpsi dari usus). Gejala infeksi meliputi:

  • Diare,
  • rasa tidak nyaman pada perut,
  • buang gas yang berlebihan (kentut yang berbau busuk)
  • bersendawa dengan bau seperti belerang yang menyebabkan seseorang ingin muak dan muntah,
  • steatorrhoea (feses berwarna pucat, berbau busuk, dan licin),
  • nyeri pada daerah epigastric (antara dada dan perut),
  • perut sering kembung,
  • mual,
  • kurang nafsu makan,
  • mungkin (tapi jarang) muntah-muntah yang banyak,
  • kehilangan berat badan,
  • Pus,
  • lendir dan darah yang tidak biasa di feses.

Dalam individu yang sehat, tubuh biasanya dapat membatasi infeksi. Sedangkan pada pasien yang immunocompromised (kekurangan kekebalan tubuh), infeksi dapat berlangsung lama.

Orang yang mengalami infeksi Giardia berulang umumnya adalah mereka yang memiliki kekurangan IgA, dan dapat mengembangkan penyakit kronis. Kekurangan Lactase juga dapat mengembangkan suatu infeksi Giardia, namun ini biasanya tidak berlangsung lebih dari beberapa minggu, dan pemulihan penuh akan terjadi kemudian.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa giardiasis harus dianggap sebagai penyebab kekurangan vitamin B12, ini akibat dari masalah-masalah yang disebabkannya di dalam sistem penyerapan usus.

Penularan
Infeksi Giardia dapat terjadi melalui proses menelan yaitu bisa melalui air minum, makanan, atau oleh rute faecal-oral (bisa melalui tangan yang terkontaminasi maupun melalui praktek seks yang melibatkan lidah dan anus). Cyst (kista?) Giardia dapat bertahan di air hangat dalam hitungan minggu sampai bulanan dan karena itu dapat hadir dalam air sumur, sumber air tergenang seperti kolam alami, dan bahkan sumber air yang terlihat bersih dan jernih di gunung/pegunungan.

Siklus hidup Giardia

Siklus hidup Giardia

Pencegahan
Pada daerah terbuka dimana jarang ditemukan air di permukaan tanah, memerlukan penyaringan dengan filter yang memiliki nominal 1-pori ukuran mikrometer. Disarankan untuk menggunakan yodium atau klorin dioksida pada air yang akan dikonsumsi. Parameter air seperti suhu, kekeruhan, dan kepekatan juga dapat mempengaruhi efektivitas suatu perawatan terhadap infeksi.

Ingat, bahwa tidak semua orang terlihat bergejala walaupun di dalam tubuhnya terdapat Giardia. Oleh sebab itu diperlukan kewaspadaan universal dalam prilaku keseharian khususnya perhatian utama pada anak-anak yang bisa tertular penyakit ini dari makanan-minuman yang kebersihannya diragukan.

Diagnosis  dan Pengobatan
Infeksi Giardia lamblia pada manusia sering tidak dapat didiagnosa (misdiagnosed). Diagnosis akurat memerlukan tes antigen atau jika tidak tersedia, dapat dilakukan pemeriksaan parasit dari feses. Beberapa tes pada feses diperlukan karena cysts dan trophozoites kadang tidak konsisten terlihat pada feses. Mengingat sifat pengujian sulit untuk menemukan infeksi, termasuk banyak negatif palsu, beberapa pasien harus dirawat berdasarkan bukti empiris yaitu memperlakukan berdasarkan gejala.

Infeksi pada manusia secara konvensional diobati dengan metronidazole, tinidazole atau nitazoxanide. Metronidazole, walaupun pada saat ini merupakan obat terapi lini depan, namun bisa menyebabkan mutagenic (mutasi gen) pada bakteri dan menyebabkan kanker pada tikus (putih) sehingga harus dihindari selama kehamilan. Salah satu yang paling umum adalah pengobatan alternatif berberine sulfate (ditemukan pada akar anggur Oregon, goldenseal, yellowroot, dan berbagai tanaman lainnya). Berberine telah memiliki efek antimicrobial dan antipyretic. Namun harus dihindari penggunaannya pada wanita hamil karena dapat merangsang rahim (untuk berkontraksi). Pada dosis tinggi, berberine dapat menyebabkan bradycardia dan hypotension (tekanan darah rendah).

Sumber       : Wikipedia.
Pic source  : Wikipedia.org (public domain by LadyofHats pub).

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
Kategori:Penyakit fisik Tag:,
  1. roger
    24 Juni 2012 pukul 10:43

    Merk obatnya apa utk menghilangkan bakteri ini
    Tq

  2. 2 Juli 2013 pukul 18:04

    Hello there! This article couldn’t be written much better! Looking through this article reminds me of my previous roommate! He constantly kept talking about this. I most certainly will forward this information to him. Fairly certain he’ll have
    a very good read. Thanks for sharing!

  3. Anonim
    11 Maret 2014 pukul 01:58

    Artikel yang bagus dan lengkap…thanks

  4. Bev
    19 Agustus 2014 pukul 02:01

    Greetings from Colorado! I’m bored at work so I decided to check out your blog on my
    iphone during lunch break. I enjoy the information you present here and can’t wait
    to take a look when I get home. I’m shocked at how fast your blog loaded on my cell phone ..

    I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyways, very good site!

  1. 29 September 2014 pukul 02:23
  2. 29 September 2014 pukul 02:25

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: