Arsip

Posts Tagged ‘hidupku’

Gerbong kereta api haruskah ditambah?

19 Maret 2012 1 komentar

Sudah lama gak ngirim postingan, mungkin 6 bulan terakhir ya? Jangankan ngeposting, ngecek blog saja baru sekarang ini saya ada waktu.. (gak ada waktu atau males buka ? haha). Yah memang kalo blog gratisan ini memang begini, Baca selanjutnya…

Iklan

Enam bulan tanpa menulis

Malam berkabut di tanah tropis. Hujan siang dan malam berganti panas kemarau, memang inilah dunia tropis basah yang tak bermusim. Hujan dan kemarau sepanjang tahun serasa berlomba menjadi raja. Ahh..  mataku Baca selanjutnya…

Kategori:Semangat hidup! Tag:

Lupa nulis

20 Agustus 2009 2 komentar

Empat hari berlalu, dan saya tidak menuliskan apapun pada blog ini. ‘Kesibukan’ di facebook telah membuat saya lupa bahwa harus ada sesuatu yang dituliskan pada blog ini. Padahal, menulis Baca selanjutnya…

Kategori:Semangat hidup! Tag:

Teh manis, gula, dan rokok

8 Agustus 2009 1 komentar

Aku menulis dalam kantuk di tengah malam ini, seperti jantung yang selalu berdegup, aku merasa harus selalu bergerak. Tidak ada yang istimewa dalam malam ini, semua berjalan Baca selanjutnya…

Kategori:Sehat Tag:

dari walking ke writing

7 Mei 2009 1 komentar

Dari hal yang sederhana kita bisa menulis, ah sayang sekali saya orangnya mobile kadang sebulan-dua bulan di satu kota, kadang selanjutnya di kota lainnya. Maklum orang-orang yang saya sayangi ada di beberapa kota, wehh bukan berarti saya berpoligami (ini sesuatu Baca selanjutnya…

Kategori:Cerita Tag:

Pulsa dan sarapan

4 Mei 2009 1 komentar

Ahh dari tadi malam susah online, saya cek jaringan bagus-bagus saja. Pagi ini saya kontak operator esia.. dan disuruh cek pulsa minimal.. dan emang pulsa saya tinggal Rp.840 padahal pulsa minimal 1500.. Akhirnya tadi saya isi pulsa lagi dan.. wimode esia saya Baca selanjutnya…

Kategori:Cerita Tag:

Telur puyuh

Sewaktu saya masih kecil, abah saya memelihara puyuh di belakang rumah. Dari dalam bentuk telur kemudian ditetaskan dengan bantuan bola lampu hingga mencapai usia tua, puyuh-puyuh itu setia di kandangnya. Makanannya seperti konsentrat makanan ayam, atau mungkin Baca selanjutnya…

Kategori:Sehat Tag: