Beranda > Penyakit fisik > Yaws, Frambosia, Patek

Yaws, Frambosia, Patek

Yaws, Frambosia, Patek adalah infeksi pada daerah tropis yang biasanya menyerang daerah kulit, tulang dan sendi manusia yang disebabkan oleh bakteri spirochete Treponema pallidum pertenue. Penyakit lain yang disebabkan oleh Treponemal yaitu: bejel (Treponema pallidum endemicum), pinta (Treponema pallidum carateum), dan sifilis (Treponema pallidum pallidum).

Epidemiologi
Patek dapat ditemukan di daerah tropis lembab basah seperti di Amerika Selatan, Afrika, Asia dan Oseania. Kampanye pengobatan massal pada tahun 1950 di seluruh dunia mengurangi prevalensi dari 50-100 juta penderita menjadi kurang dari 2 juta, namun selama tahun 1970-an terjadi wabah di Asia Tenggara dan telah ada kasus-kasus sporadis berlanjut di Amerika Selatan. Tidak jelas berapa banyak orang di seluruh dunia terinfeksi saat ini.

Yaws

Infeksi Yaws tahap awal

Penjelasan
Penyakit ini ditularkan melalui kontak kulit-ke-kulit, dengan infeksi lesi (luka) bakteri masuk ke tubuh melalui iritasi (yang sudah ada seblumnya) pada kulit, gigitan dan cakaran. Dalam waktu sembilan puluh hari (tetapi biasanya kurang dari satu bulan) dari infeksi yang tidak menyakitkan tapi khas, ‘ibu yaws’ muncul. Ini  merupakan nodul (bintil) menyakitkan yang membesar dan kemudian menjadi berkutil.  Kadang-kadang, anakannya (bintil) pun bermunculan secara bersamaan.

Tahap utama ini terjadi dalam waktu enam bulan. Tahap kedua terjadi dalam hitungan bulan sampai bertahun-tahun kemudian, dan ditandai dengan munculnya lesi-lesi di kulit yang meluas areanya di tubuh manusia, termasuk ‘kepiting patek’ di telapak tangan dan kaki dengan desquamation (pengelupasan lapisan luar kulit). Lesi sekunder ini sering memborok dan kemudian menjadi sangat berinfeksi, tapi sembuh setelah enam bulan kemudian atau lebih. Sekitar sepuluh persen orang kemudian terus mengembangkan penyakit tersier dalam lima sampai sepuluh tahun (sebelum lesi tersier, lesi sekunder dapat datang dan pergi). Lesi tersier dicirikan oleh kerusakan yang luas pada tulang, sendi-sendi dan jaringan lunak, yang dapat meliputi penghancuran luas  pada tulang dan tulang rawan hidung (rhinopharyngitis mutilans atau ‘gangosa’).

Diagnosis
Sampel-sampel diambil dari lesi awal (terutama ulseratif lesi). Sampel tersebut diperiksa dengan mikroskop hingga mendapatkan petunjuk organisme apa yang bertanggung jawab. Tes darah seperti VDRL, Rapid Plasma Reagin (RPR) dan TPHA juga akan positif, tetapi tidak ada tes darah saat ini yang membedakan antara empat jenis treponematoses.

Penanganan
Perawatan biasanya dengan dosis tunggal intramuskular penisilin, atau dengan  penisilin, eritromisin atau tetrasiklin tablet. Lesi awal dapat disembuhkan sama sekali, tetapi perubahan destruktif pada patek tersier sebagian besar tidak dapat diperbaiki seperti semula.

Sumber: Wikipedia.

Pic source: Photobucket.com.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
Kategori:Penyakit fisik Tag:,
  1. linda
    23 Oktober 2010 pukul 00:25

    sudah bagus materi frambosia tersebut,mungkin perlu tambahkan gejala dan tipe penyakit frambosia yg menular dan tidak menular.tks

    • pisangkipas
      23 Oktober 2010 pukul 07:54

      terimakasih masukannya, nanti pelan2 saya tambah.

  1. 9 November 2010 pukul 17:03

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: