Beranda > Semangat hidup! > Apakah kita peduli dengan bumi kita?

Apakah kita peduli dengan bumi kita?

Apa yang saya pikirkan tentang bumi kita, tempat kita berpijak yang semakin tua adalah mengapa kita tidak memikirkan nasib anak cucu kita kelak? Keegoisan manusia sekarang yang menghancurkan ekosistem alam ini membuat perubahan yang signifikan terhadap cuaca, iklim, kesuburan tanah, dan ketersediaan air tawar untuk segala keperluan makhluk hidup. Tampaknya memang bencana alam yang berupa hujan terus menerus yang membuat tanah longsor dimana-mana masih belum membuat kita jera untuk melakukan pembabatan hutan dan lupa untuk menanaminya kembali dengan tanaman yang sama. Kita juga dengan gampang menyatakan bahwa panas di siang hari yang menyengat selama berbulan-bulan merupakan gejala alam yang biasa,   apakah kita tidak pernah memperhatikan bahwa kita sendiri setiap hari membuang sampah-sampah ke udara yang menyebabkan udara semakin panas dan perubahan di lapisan ozon?

Di saat kita terkena bencana, di saat itulah manusia baru sadar, tetapi setelah semua reda dan mulai kembali seperti sebelumnya maka manusia pun menjadi lupa kembali. Sependek itukah pikiran kita, saya yakin masih banyak yang peduli terhadap keseimbangan alam alam ini. Namun sudahkah kita memulainya dengan hal yang paling gampang di sekitar kita seperti memisahkan antara sampah organik dan non organik atau misalnya menghemat energi listrik di rumah kita?

Dari hal yang sederhana akan menjadi hal yang luar biasa.

Iklan
Kategori:Semangat hidup! Tag:
  1. 8 Oktober 2009 pukul 17:50

    Sumber Daya Alam yang ada adalah titipan anak cucu kit, bukan warisan nenek moyang. Mari jadikan bumi ini hijau. Semangat Hijau!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: