Beranda > Nasional > Sumber dana Noordin diduga dari luar negeri

Sumber dana Noordin diduga dari luar negeri

Gembong teroris Noordin M. Top memerlukan dana yang besar untuk melakukan aksinya. Dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan logistik, yang lebih utama tentunya digunakan untuk membeli bahan-bahan membuat bom.

“Ya, selalu ada yang menyuplai,” kata Kepala Desk Antiteror Polhukam, Ansyaad Mbai saat dihubungi detikdotcom, Kamis (13/8/2009).

Salah satu bukti soal mengalirnya dana asing ini berasal dari pengakuan Gun gun, pelaku teroris yang kini sudah divonis 4 tahun penjara. Adik Hambali ini dinyatakan bersalah telah mengumpulkan dana puluhan ribu dollar AS dari beberapa negara. Menurut Ansyaad, dana tersebut dibawa dari Pakistan ke Thailand, Malaysia, kemudian Indonesia.
Gun Gun juga terbukti telah memberi dan mengumpulkan dana puluhan ribu dolar AS bagi peledakan bom Hotel JW Marriott, September 2003. Uang itu dikirimkan atas perintah Hambali, yang kini ditahan di Guantanamo.

Nah terkait aliran dana ini, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah menciumnya. Sejak tahun 2004, sedikitnya ada 68 transaksi mencurigakan yang diduga terkait aksi terorisme di Indonesia. Dari data tersebut, ada sejumlah dana yang mengalir dari luar negeri. Namun ketua PPATK Yunus Husein menegaskan, jumlahnya hanya sedikit. Rekening yang ditelusuri lebih banyak dari dalam negeri dan nominalnya pun tidak banyak.

“Rata-rata di bawah Rp 5 juta dan kebanyakan uang dikirim lewat ATM dari bank dalam negeri,” kata Yunus. Hasil analisis juga tidak pernah menemukan rekening atas nama Noordin. Ia menduga, perubahan identitas atau modus meminjam rekening orang lain bisa digunakan oleh Noordin.  Perekrut dua orang bomber di JW Marriott dan Ritz Carlton, Saifuddin Jaelani (SJ), disebut-sebut pernah dikirimi uang sebesar Rp 1 miliar. Berdasarkan pengakuan warga di Perumahan Telaga Kahuripan, SJ meminjam rekening tetangganya untuk menerima uang tersebut.

Dari Malaysia?

Dana yang dibutuhkan Noordin M Top untuk melancarkan aksinya tidaklah sedikit. Disinyalir, para pengikut setia Noordin di Malaysia masih menyuplai dana hingga saat ini.  “Dari data-data selama ini, hasil analisa diakui berasal dari Malaysia,” kata pengamat intelijen Dynno Chressbon saat berbincang lewat telepon, Kamis (13/8/2009).

Tidak hanya Malaysia, Dynno juga menduga, ada sejumlah dana dari negara-negara yang memiliki jaringan dengan Noordin seperti Pakistan dan Afganistan. Ia meyakini, para pendukung gerakan Noordin di negara-negara lain masih banyak.  “Noordin adalah pemimpin yang masih disegani di Malaysia, khususnya di kawasan Asia. Masih banyak juga jaringannya di luar negeri,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat terorisme Wawan Purwanto menilai, satu-satunya cara untuk menghentikan gerakan Noordin adalah dengan memutus sumber dananya. Cara ini dianggap paling efektif karena akan ‘membunuh’ Noordin secara perlahan.

“Yang harus diputus dananya dulu. Bagaikan darah, kalau kehabisan darah ia pasti mati,” jelasnya saat dihubungi.

Sumber: Detik.com.

Benar juga nih, dananya pasti besar untuk melakukan aksi terorisme, lari ke sana ke sini juga perlu dana (yang pasti perlu uang bensin).

Santet aja pak si Noordin, kan bagian-bagian tubuhnya sudah ditemukan dan bisa dipakai untuk nyantet, beres kan? 🙂

Iklan
Kategori:Nasional Tag:
  1. 25 Agustus 2009 pukul 15:26

    kok repot2 ,,buat apa ada di publik ,, orang2 yang ngaku jadi para normal, gunakan doong orang2 itu,,terawang tuu noerdin ngetop….

  2. 8 Juli 2015 pukul 14:27

    adu capenya bru plang tdi di ajak bos

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: