Beranda > Nasional > Ternyata alat pendeteksi suhu tubuh di Cengkareng tidak difungsikan

Ternyata alat pendeteksi suhu tubuh di Cengkareng tidak difungsikan

Alat pendeteksi tubuh di bandara sangat diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan seorang penumpang yang masuk ke Indonesia terkena flu babi atau tidak. Namun, di Terminal 2 kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta, alat tersebut tidak difungsikan. Bahkan terkesan hanya menjadi pajangan saja. Pantuan detikcom di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/8/2009) malam, alat pendeteksi suhu tubuh tersebut ditutup dengan penghalang semacam meja. Singkat kata, alat itu tidak difungsikan.

Namun yang mengherankan, setiap orang yang melintas harus mengisi formulir pernyataan tidak sakit, tidak demam, dan lain lain. Tentu saja, ini merepotkan para penumpang. “Lah, ini kan aneh, alat nggak hidup orang disuruh mengisi formulir pernyataan nggak sakit? Kalau pun sakit ya mana ada yang ngaku,” komentar salah seorang pengguna bandara, Suseno.

Menurut Suseno, aktivitas ini membuat repot penumpang yang hendak keluar. Lalu, pengisian formulir terkesan sia-sia karena baik petugas maupun penumpang, hanya melakukan aktivitas tersebut seadanya. Pemborosan biaya juga terjadi karena kertas yang digunakan sia-sia. “Petugasnya juga tidak konsisten, ada yang disuruh ngisi ada yang menyelonong begitu saja,” kata Suseno.

Suseno yang baru saja mendarat dari Singapura melihat perbedaan yang tajam dengan dengan pemeriksaan suhu tubuh di Singapura. Di Singapura, para penumpang begitu turun dari pesawat langsung diarahkan menuju lokasi yang sudah diatur rapi. Setelah diperiksa alat pendeteksi, penumpang baru diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

“Lokasinya jauh dari Imigrasi. Deteksi berlangsung ketat tapi rapi dan sopan,” ujarnya. (Sumber detik.com).

Yah gimana flu babi gak merajalela di Indonesia, wong alat pendeteksinya gak dioptimalkan penggunaannya, kenapa gak difungsikan ya? apa perlu listrik teramat besar untuk mengoperasikan alat tersebut sehingga  dikhawatirkan akan mengganggu pasokan listrik yang ada di bandara? Mestinya pihak Dinas Kesehatan ada di sana mengawasi, kalau perlu Menteri Kesehatannya yang jaga situ biar rakyat yang menjadi tanggungannya terjamin dari flu babi.

Kategori:Nasional Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: