Beranda > Topik panas > Duh pasien positif Flu Babi bertambah 15 Orang

Duh pasien positif Flu Babi bertambah 15 Orang

Pasien positif flu babi A H1N1 bertambah 15 orang di Indonesia. Hingga hari Senin (20/7/2009) kasus positif flu babi di Indonesia menjadi 172 orang. Berdasarkan rilis dari Departemen Kesehatan hari ini, 15 orang itu terdiri dari 5 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Mereka berasal dari RS/Dinkes Jakarta 6 orang, RS/Dinkes Provinsi Banten 6 orang, RS/Dinkes Provinsi Jawa Timur 1 orang, dari RS/Dinkes Provinsi Jawa Tengah 1 orang, dan dari RS/Dinkes Sumatera Utara 1 orang.

“Lima di antara mereka memiliki riwayat pergi ke luar negeri yaitu ke Malaysia (1 orang), Amerika (2 orang), dan Singapura (2 orang),” ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes Prof Tjandra Yoga Aditama, Sp. P (K), MARS dalam rilis.

Tambahan kasus baru positif  berasal dari RS/Dinkes Jakarta yaitu JR (P/42 th), DN (P/27 th), IM (Pr), KK (Pr/7 th), Sa (P/32 th), dan FF (P/22 th). Yang berasal dari RS/Dinkes Banten yaitu FH (L/13 th), AH (L), SP (L/17 th), MF (L/17 th), MF (L/14 th), dan YF (P/16 th). Yang berasal dari RS/Dinkes Prov Sumut yaitu Ju (P/31 th). Yang berasal dari RS/Dinkes Prov Jateng yaitu RH (P/18 th). Yang berasal dari RS/Dinkes Prov Jatim yaitu EF (P/18 th).

Dengan demikian, imbuh Tjandra, sampai tanggal 20 Juli 2009, secara kumulatif kasus positif influenza A H1N1 di Indonesia berjumlah 172 orang terdiri dari 86 laki-laki dan 86 perempuan. Tjandra pun selalu mengingatkan masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat untuk menghindari flu babi. Di antaranya mencuci tangan dengan sabun atau  antiseptik, dan melaksanakan etika batuk dan bersin yang benar.

Apabila ada gejala Influenza minum obat penurun panas, gunakan masker dan  tidak ke kantor, ke sekolah atau ke tempat-tempat keramaian serta beristirahat di rumah selama 5 hari. Apabila dalam 2 hari flu tidak juga membaik segera ke dokter.

“Influenza A H1N1 ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk, bersin atau benda-benda yang pernah bersentuhan dengan penderita, karena itu penyebarannya sangat cepat. Namun angka kematiannya sangat rendah yakni 0,4 persen,” jelas guru besar pulmonologi Universitas Indonesia (UI) ini.- detikNews.

Iklan
Kategori:Topik panas Tag:
  1. 26 Mei 2015 pukul 10:34

    Can I simply say what a relief to discover someone who genuinely knows what they are discussing on the web.
    You definitely understand how to bring a problem to light and
    make it important. More and more people must
    check this out and understand this side of your story.
    It’s surprising you are not more popular given that you definitely have the gift.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: