Beranda > Renungan, Semangat hidup! > Berlarilah, jangan menunggu..

Berlarilah, jangan menunggu..

Berdiam diri di bawah pohon yang rindang dengan semilir anginnya yang sejuk itu memang nikmat, juga menghindari kita terkena sengatan panas matahari yang bisa menghitamkan kulit. Hmm.. kita sedang bermimpi dalam hayalan karena pohon-pohon semakin berkurang jumlahnya.. oh ya, ya! So realita menunjukkan bahwa saat ini kita berada pada jaman sulit, jika kita tidak banyak teman, tidak pintar, tidak gesit menangkap peluang, dan tidak tidak yang lain maka kita akan terinjak orang lain dalam persaingan keras kehidupan. Bukan hanya di kota, di banyak desa pun persaingan hidup semakin terlihat keras.

Memang kita sedang tidak dijajah oleh bangsa manapun (setidaknya dalam artian fisik), namun semakin bertambahnya pencari kerja dan jumlah lapangan pekerjaan yang cenderung stagnan membuat ruang gerak kita semakin sempit untuk mendapat pekerjaan yang layak untuk hidup enak. Oh ya? ya! Kecuali jika kita enjoy dengan apa yang kita miliki saat ini, tabungan mungkin cukup untuk beberapa tahun ke depan, namun bagimana jika kita sudah memiliki anak.. bagaimana jika sakit dan perlu ke dokter? Tampaknya jika anda ingin sesuatu yang lebih dalam hidup ini maka anda perlu mengubah pola pikir yang berkaitan dengan ‘kesejukan’ duduk di bawah pohon tadi.

Berdiri itu menyakitkan bagi orang yang sudah terkena asam urat parah, tetapi saya percaya bahwa anda tidak sedang mengidap asam urat. Berdiri itu perlu untuk bisa berjalan, jika anda sedang duduk kemudian berjalan itu namanya ngesot, right? Jadi.. berdirilah.. dan bersiaplah untuk berjalan. kalau perlu berlari untuk mencari peluang baru. Tidak ada bola yang datang kepada anda kecuali keajaiban yang sangat amat sangat jarang terjadi. Berlarilah untuk mencari di mana bola berada, dan ambillah, tentu saja dengan kita ikut bermain di dalamnya. Jika kita menunggu saja maka kita ibarat sedang menonton orang-orang lain yang berlarian untuk menggapai impiannya.. Kita tidak mendapat apapun jika kita hanya berdiam diri atau terlena dalam kemapanan yang kita nikmati saat ini.. so berlarilah jangan menunggu!

Kelemahan kebanyakan dari kita adalah bahwa kita terlalu lama duduk di bawah rerimbunan pohon sehingga seluruh otot kita menjadi malas untuk bergerak, dan ini.. jika kita ingin memulai suatu pergerakan yang berbeda dengan biasanya akan memberi efek kejutan yang lebih banyak tidak enak bagi tubuh kita. Hal ini merupakan hal yang biasa, jika kita memikirkan lebih baik berlari dan menggapai impian dengan kemungkinan kita akan mendapatkan semua impian kita maka semua rasa sakit sebagai akibat pergerakan baru tadi sungguh tidak ada artinya. Mengeluarkan sedikit uang untuk modal supaya kita bisa menggapai impian bukanlah hal yang sulit, begitupula dengan menambah banyak teman dan menutup pintu keangkuhan plus keengganan kita untuk memperbanyak relasi.

Saya masih belajar dan anda-anda pun saya ajak bersama-sama belajar untuk maju. Maju itu tidak identik dengan sukses, tetapi maju itu identik dengan kegagalan. Setiap orang yang ingin maju pasti menghadapi rintangan-rintangan yang lebih banyak disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan tidak terbiasa dengan prilaku positif baru yang lebih berat untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu, obat untuk mengurangi rasa sakit itu cuma dengan terus belajar dan menambah semakin banyak pengalaman.

Iklan
  1. 15 Juli 2009 pukul 07:47

    Satu lagi Juragan Obatnya..

    Berdoa..

    Ora et Labora..

    Berdoa dan Bekerja..

    Salam Perubahan..

    Salam Anak Bangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/07/14/kalau-anggota-dpr-sok-tau/

    • pisangkipas
      15 Juli 2009 pukul 12:11

      makasih udah mampir

      • Anonim
        4 November 2009 pukul 09:42

        tUuUuu….. baru k’renNNn

  2. 20 Juli 2009 pukul 04:27

    keluarlah dari zona nyaman, karena zona nyaman membuat kita tidak produktif..

  3. Anonim
    4 November 2009 pukul 09:43

    obam…youUUu coOL…..

  4. Anonim
    4 November 2009 pukul 09:47

    ………………………………………………………………………………..

  5. Anonim
    4 November 2009 pukul 09:48

    ji,,,,piSAng.,,,,

  6. Anonim
    4 November 2009 pukul 09:49

    yOu..thE Is…tHe… beSt…

  7. 29 Juli 2014 pukul 06:03

    Great post. I was checking constantly this weblog and I’m inspired!

    Extremely helpful information specifically the remaining section 🙂 I handle such
    information a lot. I used to be seeking this particular information for a long time.
    Thanks and good luck.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: