Beranda > Penyakit fisik > Histoplasmosis

Histoplasmosis

Histoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Histoplasma capsulatum. Gejala infeksi ini sangat bervariasi, namun penyakit ini  terutama sekali berefek pada  paru-paru. Kadang organ lain juga bisa terkena dampak dan bisa menjadi fatal jika tidak diobati. Histoplasmosis adalah umum di antara pasien AIDS karena sistem kekebalan rendah.

Gejala
Infeksi histoplasmosis akan dimulai dalam waktu 3 sampai 17 hari setelah terekspos, rata-rata 12-14 hari. Tahap akut histoplasmosis memiliki ciri dengan non-specific respiratory symptoms (simptom pernafasan yang tidak khas), sering batuk atau flu. Sinar X di dada dapat menemukan penyakit ini di paru-paru (pada 40-70% temuan). Kasus histoplasmosis kronis dapat menyerupai tuberkulosis (TBC).

Histoplasmosis adalah paling umum menjadi penyebab malaria mediastinitis, ini penyakit yang masih relatif langka. Infeksi parah dapat menyebabkan hepatosplenomegaly, lymphadenopathy, dan pembesaran adrenal. Luka/lesi cenderung untuk mengalami pengerasan-pengapuran saat penyembuhan.

Histoplasmosis dapat merugika retina mata. Jaringan pada retina akan tergores dan dapat mengalami kebocoran, sehingga kehilangan penglihatan.

Jenis
Histoplasmosis dapat dibagi ke dalam jenis-jenis berikut ini:

  • Primary pulmonary histoplasmosis,
  • Progressive disseminated histoplasmosis,
  • Primary cutaneous histoplasmosis, dan
  • African histoplasmosis.

Mekanisme penyakit
H. capsulatum tumbuh di dalam tanah dan material yang terkontaminasi dengan kotoran burung atau kelelawar (pupuk dari kotoran burung). Jamur ini dapat  ditemukan pada kandang unggas, gua-gua, daerah tempat tinggal kelelawar, dan tempat bertengger burung. Jamur ini bersifat thermally dimorphic: di lingkungan (suhu 25° C) ia tumbuh sebagai mycelium (berwarna coklat), sedangkan pada suhu tubuh (37 ° C pada manusia) ia berubah menjadi ragi. Histoplasmosis tidak menular antar manusia, melainkan dari kontak dengan menghirup spora dari tanah atau pupuk yang mengandung kotoran burung.

Diagnosis
Histoplasmosis dapat didiagnosis melalui sampel yang diambil dari jamur dahak, darah, atau organ yang terinfeksi. Juga dapat didiagnosis melalui deteksi antigens terhadap sampel darah atau urine dengan cara ELISA atau PCR. Juga dapat didiagnosis dengan tes antibodi terhadap Histoplasma di dalam darah. Tes kulit Histoplasma dapat juga menunjukkan apakah seseorang telah terpapar/terekspos penyakit ini, tetapi tidak dapat menunjukkan apakah mereka terkena penyakit (terinfeksi).

Pencegahan
Tindakan kewaspadaan berikut dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terekspos :

  • Hindari daerah yang mungkin menjadi tempat tinggal jamur, misalnya, tumpukan kotoran burung atau kelelawar.
  • Sebelum memulai pekerjaan atau kegiatan yang memiliki risiko untuk terpapar H. capsulatum, gunakan peralatan pelindung yang cukup untuk melindungi kita untuk terhirup spora jamur ini (misalnya dengan memakai masker). Penggunaan sarung tangan karet dan baju pelindung yang menutup seluruh tubuh juga dianjurkan dalam hal ini.

Perawatan
Obat antifungal digunakan untuk merawat kasus parah histoplasmosis akut dan semua kasus penyakit kronis akut dan yang menyebar. Pengobatan penyakit parah pertama melibatkan obat amphotericin B, diikuti itraconazole oral. Pada kasus yang lebih rendah, itraconazole oral atau ketoconazole sudah cukup. Penyakit ini yang tidak bergejala biasanya tidak dirawat.

 

Sumber: Wikipedia.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
  1. adi
    5 Desember 2009 pukul 03:10

    mksh………………

  2. Anonim
    18 Juli 2012 pukul 15:40

    makasih yaaa

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: