Beranda > Penyakit fisik > Progressive multifocal leukoencephalopathy (PML)

Progressive multifocal leukoencephalopathy (PML)

Progresif multifocal leukoencephalopathy (PML), juga dikenal sebagai progresif multifocal leukoencephalitis, adalah penyakit karena virus yang jarang terjadi tetapi biasanya fatal. Ini terjadi secara eksklusif terhadap orang dengan kekurangan  kekebalan parah, misalnya akibat obat yang menyebabkan  immunosuppressive (kekebalan tertekan) pada pasien transplantasi atau pasien AIDS.

Penyebab

Penyebab PML adalah jenis polyomavirus yang disebut virus JC (JCV). Virus yang penyebarannya luas, dengan 86% dari populasi umum memiliki antibodi ini (artinya pernah terpapar virus ini) walaupun tidak berbahaya karena kekebalan tubuh yang baik, tetapi biasanya menjadi laten dan menyebabkan penyakit hanya ketika sistem kekebalan telah sangat lemah.

Sekitar 2-5% dari pasien AIDS mengembangkan PML dalam tubuhnya. Tidak jelas mengapa PML terjadi lebih sering pada pasien AIDS ketimbang dalam kondisi immunosuppressive. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dampak HIV pada jaringan otak, atau di JCV sendiri, membuat JCV kemungkinan besar akan aktif di otak dan meningkatkan efek peradangan yang merusak.

Lihat juga pengumuman terakhir oleh Roche US Pharm tentang PML dan CellCept http://www.fda.gov/cder/drug/early_comm/mycophenolate.htm

Penyebab yang ikut berkontribusi

Ada laporan-laporan kasus PML yang disebabkan oleh obat pharmacological. Bisa jadi ini karena sebagian respon kekebalan tubuh pasien memang sudah buruk atau bisa juga karena ‘kombinasi terapi macam-macam obat’ pada pasein tersebut, misalnya penggunaan efalizumab, rituximab, infliximab, natalizumab, kemoterapi, corticosteroids, dan berbagai obat-obatan untuk transplantasi seperti tacrolimus.

Gejala

Gejala meliputi lemah atau lumpuh, kehilangan visi/daya lihat, bicara kacau, dan kemerosotan kognitif. PML menghancurkan oligodendrocytes dan memproduksi intranuclear inclusions (baca ini di Dentatorubral-pallidoluysian atrophy). PML mirip dengan penyakit demyelinating lain, multiple sclerosis (MS), tetapi sejak merusak sel ia memproduksi myelin dan ini berlangsung lebih cepat. Kemungkinan lama  hidup pasien dengan PML (sebagai komplikasi AIDS) adalah 6 bulan. 10% pasien PML, hidup melebihi 12 bulan. Ada juga yang dilaporkan dapat hidup hingga 11 tahun 9 bulan sejak terkena gejala PML.

Diagnosis
PML didiagnosis melalui uji DNA untuk JC virus cairan di otak atau contoh  biopsi di otak. Karakteristik bukti dari kerusakan yang disebabkan oleh PML di otak juga dapat terdeteksi pada tampilan MRI.

Pengobatan
Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan PML. Dalam beberapa kasus, tingkat progresifitas penyakit menjadi melambat atau berhenti saat pasien berhasil meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Beberapa pasien AIDS dengan PML telah mampu bertahan selama beberapa tahun, setelah kedatangan antiretroviral (HAART) yang sangat aktif.

pasien AIDS yang mulai HAART setelah didiagnosis dengan PML cenderung memiliki kemungkinan hidup yang lebih lama daripada pasien yang sudah memakai HAART namun kemudian mengembangkan PML dalam tubuhnya.

Obat antivirus lainnya yang mungkin bisa digunakan untuk perawatan PML adalah cidofovir dan interleukin-2, namun penelitian ini masih awal.

Cytarabine (juga dikenal sebagai Ara-C), sebuah obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker tertentu, telah ditetapkan pada percobaan dasar untuk sejumlah pasien PML non-AIDS. Kabarnya telah menstabilkan kondisi neurological pada minoritas pasien. Satu pasien telah pulih dari kehilangan fungsi kognitif sebagai akibat dari PML.

Sumber: Wikipedia.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

  1. 18 Oktober 2011 pukul 18:00

    Interesting article. I came across your site by researching the PML complications and I used gogle translate to understand it. It is a great post, thank you.

  2. 20 Oktober 2012 pukul 13:10

    Hello there, just became aware of your blog through Google, and
    found that it is really informative. I am going to watch out for brussels.
    I will appreciate if you continue this in future. Lots of people will be benefited from your writing.

    Cheers!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: