Beranda > Penyakit fisik > Cryptococcus neoformans, Meningitis Kriptokokus

Cryptococcus neoformans, Meningitis Kriptokokus

Cryptococcus neoformans adalah encapsulated yeast seperti jamur yang dapat hidup pada tanaman dan binatang. Spesies ini juga dikenal dengan nama teleomorph: Filobasidiella neoformans, termasuk dalam  kelas organisme yang disebut “klub jamur” atau Divisi Basidiomycota. C. neoformans biasanya tumbuh sebagai ragi (unicellular) dan bereplikasi melalui budding (suatu cara bereproduksi aseksual). Dalam kondisi tertentu, baik di alam dan di laboratorium, C. neoformans dapat tumbuh sebagai jamur berserat. Ketika tumbuh sebagai yeast, C. neoformans memiliki  kapsul menonjol yang kebanyakan terdiri dari polysaccharida.

C. neoformans spesies yang terdiri dari tiga varian (v.): C. neoformans v. gattii, v. grubii, dan v. neoformans. C. neoformans v. gattii kebanyakan ditemukan di daerah tropis, tetapi juga telah dikonfirmasi di selatan Pulau Vancouver di barat daya pantai  Kanada. C. v. grubii dan v. neoformans memiliki distribusi di seluruh dunia dan sering ditemukan di tanah yang ada kotoran burungnya.

Infeksi C. neoformans disebut cryptococcosis. Meningitis, terutama sebagai infeksi sekunder untuk pasien AIDS, yang sering disebabkan oleh C. neoformans.  Meningitis adalah infeksi pada lapisan urat saraf tulang belakang dan otak. Penyakit ini dapat menyebabkan koma dan kematian. C. neoformans juga dapat menginfeksi kulit, paru, dan bagian tubuh lain. Risiko infeksi C. neoformans paling tinggi jika jumlah CD4 di bawah 100.

Gejala
Tanda pertama meningitis termasuk demam, kelelahan, leher pegal, sakit kepala, mual dan muntah, kebingungan, penglihatan yang kurang jelas, dan kepekaan pada cahaya terang. Gejala ini muncul secara perlahan. Sakit kepala sering dialami pada bagian depan kepala dan tidak diredakan oleh parasetamol.

Penyakit HIV atau obat juga dapat menyebabkan gejala ini. Jadi, tes laboratorium dipakai untuk menentukan diagnosis meningitis.

Diagnosis
Tes laboratorium ini memakai darah atau cairan sumsum tulang belakang. Cairan sumsum tulang belakang diambil dengan proses yang disebut pungsi lumbal (lumbar puncture atau spinal tap). Sebuah jarum ditusukkan pada pertengahan tulang belakang kita, pas di atas pinggul. Jarum menyedot contoh cairan sumsum tulang belakang. Tekanan cairan sumsum tulang belakang juga dapat diukur. Bila tekanan terlalu tinggi, sebagian cairan tersebut dapat disedot. Tes ini aman dan biasanya tidak terlalu menyakitkan. Namun setelah pungsi lumbal beberapa orang mengalami sakit kepala, yang dapat berlangsung beberapa hari.

Darah atau cairan sumsum tulang belakang dapat dites untuk kriptokokus dengan dua cara. Tes yang disebut ‘CRAG’ mencari antigen (sebuah protein) yang dibuat oleh kriptokokus. Tes ‘biakan’ mencoba menumbuhkan jamur C. neoformans dari contoh cairan. Tes CRAG cepat dilakukan dan dapat memberi hasil pada hari yang sama. Tes biakan membutuhkan satu minggu atau lebih untuk menunjukkan hasil positif. Cairan sumsum tulang belakang juga dapat dites secara cepat bila diwarnai dengan tinta India.

Perawatan
Cryptococcosis yang tidak mempengaruhi sistem saraf pusat dapat diobati dengan fluconazole (flukanozol).

Cryptococcal meningitis harus dirawat selama dua minggu dengan suntikan Amphotericin B 0.7-1.0 (mg / kg) / hari dan secara oral (minum) flucytosine 100 (mg / kg) / hari (atau suntikan flucytosine 75 (mg / kg) / hari, jika pasien tidak dapat untuk menelan). Ini kemudian harus diikuti dengan obat oral fluconazole 200mg setiap hari untuk sepuluh minggu dan kemudian 200 mg setiap hari sampai CD4 pasien sudah mencapai di atas 100 dalam tiga bulan.
(keterangan lanjutan lihat di alamat (link) Wikipedia di bawah ini).

 

Baca juga:

– Epididymitis, epididimitis

 

Sumber: Wikipedia dan Spiritia.org.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
  1. Intan siregar
    26 Februari 2012 pukul 18:00

    Saya juga wkt bayi,sumsum tullang blakang saya disedot.
    Sampai sekarang,saya mrasa badan saya trus lema,kpla pening,mw mual n suhu badan saya sring tinggi.
    Saya mrasa tubuh saya sangat panas.
    Apakah saya dlu juga mgalami penykit mningtis?

  2. 29 Juli 2017 pukul 15:22

    Es un alivio encontrar a alguien que realmente sabe lo que están hablando en Internet . Con seguridad, que sabes cómo llevar articulo a la luz y que sea adictivo. Más internautas tiene que leer esto.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: