Beranda > Penyakit fisik > Acinetobacter baumannii

Acinetobacter baumannii

Acinetobacter baumannii adalah jenis bakteri patogen yang bersifat aerobik gram-negatif baksilus dan secara alami relatif peka terhadap beberapa antibiotik. Infeksi  A.baumannii berbentuk   penyakit oportunistik. Multi-obat tahan Acinetobacter baumannii ‘akan disingkat sebagai MDRAB. Multidrug tahan Acinetobacter bukan merupakan fenomena baru, tetapi J baumannii selalu inherently tahan terhadap beberapa antibiotik.

Transmisi dan prevalensi
Acinetobacter memasuki tubuh lewat luka terbuka, kateter, dan  tabung pernapasan. Infeksinya bisa terjadi pada sistem kekebalan yang kurang mencukupi  pada luka yang merebak, orang tua, anak-anak atau penderita penyakit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh. Invasinya pada umumnya tidak menjadi ancaman pada orang-orang yang belum sakit, tetapi petugas kesehatan dan pengunjung rumah sakit   dapat membawa bakteri ke pasien yang ada  dan fasilitas medis lainnya. Jumlah infeksi nosocomial (infeksi yang didapat saat di rumah sakit) yang disebabkan oleh A. baumannii meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Wabah parah militer pertama infeksi  A. Baumannii terjadi pada bulan April 2003 pada tentara Amerika yang kembali dari Irak. Awal laporan mengkaitkan hal ini dengan kondisi tanah di Irak. Namun hasil tes selanjutnya menunjukkan bahwa kontaminasi luas terjadi dari rumah sakit lapangan yang paling masuk akal menjadi vektor.

Gambaran Acinetobacter baumannii

Gambaran Acinetobacter baumannii

Keracunan dan sifat patogen
Pathogen oportunistik ini menyebabkan berbagai infeksi serius pada manusia, terutama pada pasien dengan kekebalan rendah. Baru-baru ini, A. baumannii telah muncul sebagai pathogen penting diantara luka prajurit, mengancam pasien sipil dan militer.

Nosocomial A. baumannii bacteremia dapat menyebabkan penyakit klinis berat yang dikaitkan dengan tingkat kematian yang tinggi hingga 75%. Patogen oportunistik ini menjadi pembuat segudang faktor yang dapat berperan dalam pathogenesis manusia. Diantara faktor-faktor ini adalah akuisisi gizi penting seperti besi, adhesi ke sel-sel epitel (membunuh sel dengan apoptosis), dan produksi dan / atau pengeluaran enzim-enzim dan produk beracun yang merusak sel-sel host. Namun, sangat sedikit yang diketahui tentang sifat molekular kebanyakan proses dan faktor-faktor tersebut, serta hampir tidak ada yang telah ditunjukkan mengenai peran mereka dalam keracunan bakteri dan pathogenesis gejala penyakit yang serius. Untungnya, beberapa gap tersebut sekarang ini dapat diisi oleh pengujian sesuai turunan isogenic derivatif pada model hewan yang relevan dengan mimik infeksi pada manusia, terutama tentang pneumonia yang mematikan.

Kontrol dan Perlakuan terhadap Infeksi
Resistensi multidrug A. baumannii adalah masalah umum di banyak rumah sakit di Amerika Serikat dan Eropa. Pengobatan baris pertama adalah pengobatan dengan antibiotik carbapenem seperti imipenem, tetapi perlawanan terhadap carbapenem ini semakin umum terjadi. Pilihan perawatan lainnya yaitu polymyxins, tigecycline dan aminoglycosides.

Kontrol tindakan yang tepat, seperti mencuci tangan (khususnya bagi petugas medis) di rumah sakit dapat menurunkan tingkat infeksi.

Sumber      : Wikipedia.
Pic source: Wikipedia.org (public domain by CDC, USA).

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
  1. 20 November 2009 pukul 08:33

    dapatkah bakteri diatas tersebut dapat berasal dalam air

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: