Beranda > Penyakit fisik > Polyomavirus JC polyomavirus, Virus JC

Polyomavirus JC polyomavirus, Virus JC

Virus JC (John Cunningham virus, JCV) adalah jenis polyomavirus manusia  (sebelumnya dikenal sebagai papovavirus) dan secara genetik mirip dengan virus BK dan SV40. Ia ditemukan pada tahun 1971 dan dinamai setelah dua inisial dari pasien dengan progresif multifocal leukoencephalopathy (PML). Virus ini menyebabkan PML dan penyakit lainnya hanya dalam kasus-kasus Immunodeficiency seperti AIDS atau selama perawatan dengan obat-obatan untuk menimbulkan keadaan immunosuppression (misalnya pasien transplantasi organ).

Epidemiologi
Virus ini sangat umum dalam masyarakat dan menjangkiti 70-90 persen dari manusia; kebanyakan orang yang terjangkit  JCV adalah anak-anak atau remaja. Hal ini ditemukan dalam konsentrasi tinggi di daerah perkotaan yang kotor di seluruh dunia, beberapa peneliti terkemuka mencurigai kejangkitan dari air sebagai rute khas infeksi.

Variasi-variasi genetik minor ditemukan secara konsisten dalam wilayah geografis yang berbeda sehingga, analisis sampel genetik virus JC sangat berguna dalam catatan sejarah migrasi manusia.

Infeksi dan pathogenesis
Tempat mula-mula yang terinfeksi biasanya amandel atau mungkin pada sistem gastrointestinal (pencernaan). Virus kemudian tetap laten dalam sistem gastrointestinaldan juga dapat menulari sel-sel epitel dalam ginjal, di sini ia terus melakukan penggandaan diri, dan sebagian partikel virus  luruh di dalam air seni.

JCV dapat menyeberangi penghalang antara darah-otak dan menuju ke dalam sistem saraf pusat dan menimbulkan infeksi pada oligodendrocytes dan astrocytes.  Immunodeficiency atau immunosuppression memungkinkan JCV untuk menjadi aktif kembali. Di otak, virus ini akan menyebabkan PML fatal melalui penghancuran oligodendrocytes. Beberapa studi sejak tahun 2000 telah menyatakan bahwa virus ini juga dihubungkan dengan kanker colorectal, tapi temuan ini masih kontroversial.

Interaksi Obat
Peringatan  kemasan obat Peringatan  pada kemasan obat rituximab (Rituxan, co-BioOncology dipasarkan oleh Genentech dan Biogen Idec) yang mencakup infeksi virus JC  berupa  PML dan namun kematian akibat obat ini telah dilaporkan.

Peringatan  kemasan obat natalizumab (Tysabri, dipasarkan oleh Elan dan dikembangkan oleh Biogen Idec) yang mencakup infeksi virus JC  berupa  PML  percobaan diterapkan pada tiga pasien dalam suatu percobaan klinis.

Peringatan  kemasan obat telah ditambahkan Feb 19, 2009 untuk obat efalizumab (Raptiva, dipasarkan di Amerika Serikat oleh Genentech, dan dipasarkan di Eropa oleh Swiss drugmaker Merck Serono) yang mencakup infeksi virus JC  berupa  PML, percobaan diterapkan pada tiga pasien dalam suatu percobaan klinis. Obat ini dijual di pasar AS untuk pasien PML pada 10 April 2009.

Sumber: Wikipedia.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

  1. 12 April 2013 pukul 01:25

    This post gives clear idea in favor of the new viewers of blogging, that actually
    how to do blogging.

  2. 7 Agustus 2014 pukul 17:23

    Hello there! Do you know if they make any plugins to safeguard against hackers?

    I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard on. Any suggestions?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: