Beranda > Penyakit fisik > Toxoplasmosis (2)

Toxoplasmosis (2)

Sambungan dari Toxoplasmosis (1)

Kewaspadaan selama kehamilan
Toxoplasmosis bawaan adalah bentuk khusus di mana seorang anak yg belum lahir terinfeksi melalui tembuni. Oleh sebab itu seorang perempuan hamil disarankan untuk rutin melakukan tes antibody titer guna memantau apakah dirinya terpapar toxoplasmosis. Seorang perempuan yang terpapar/terkena infeksi toxoplasmosis saat hamil menimbukan resiko pada bayi yang dikandungnya. Seorang perempuan yang tidak terpapar penyakit ini sebelumnya harus menghindari penanganan daging mentah, terkena kotoran kucing, dan berkebun (kotoran kucing umumnya ada di tanah taman).

Pengobatan sangat penting bagi ibu hamil yang baru terinfeksi, untuk mencegah infeksi pada janin. Karena jika bayi terinfeksi penyakit ini pada saat sistem kekebalan bayi belum berkembang sepenuhnya untuk tahun pertama kehidupannya maka sangat sulit untuk memusnahkan penyakit ini dengan obat anti-protozoa. Juga infeksi ini dapat menjadi sangat serius dalam usia mudanya.

Kemungkinan penularan dari ibu ke janin melalui tembuni:

  1. Infeksi dalam waktu tiga bulan pertama kehamilan, biasanya insiden rendah terjadi (15%), tetapi jika itu terjadi maka bisa menimbulkan penyakit yang parah bagi janin.
  2. Infeksi dalam waktu tiga bulan ketiga kehamilan, insiden-nya tinggi (65%), tetapi biasanya bayi tidak bergejala saat lahir.

Pengobatan
Pengobatan sering hanya dianjurkan untuk orang yang dengan masalah-masalah kesehatan yang serius (misal sistem kekebalannya rendah), karena penyakit menjadi serius bila sistem kekebalan lemah.

Pada kondisi akut:

  • Pyrimethamine, sebuah  obat antimalarial.
  • Sulfadiazine, sebuah antibiotik dan dikombinasikan dengan pyrimethamine untuk merawat toxoplasmosis.
  • Clindamycin, sebuah antibiotik. Hal ini paling sering digunakan untuk orang dengan HIV / AIDS.
  • Spiramycin, antibiotik lain. Hal ini paling sering digunakan untuk wanita hamil untuk mencegah infeksi pada anak-anak mereka.
  • Lain-lain antibiotik seperti minocycline dapat digunakan untuk terapi penyelamatan.

Pada kondisi laten:
Pada orang toxoplasmosis laten, cysta toxoplasma  kebal terhadap obat-obatan yang digunakan pada kondisi akut dan seringkali antibiotik tidak bisa mencapai bradyzoites dalam konsentrasi cukup untuk membunuh. Obat yang diresepkan untuk toxoplasmosis laten adalah:

  • Atovaquone, sebuah antibiotik yang telah digunakan untuk membunuh cysta toxoplasma pada pasien AIDS.
  • Clindamycin, sebuah antibiotik yang dikombinasikan dengan atovaquone, nampaknya optimal dalam membunuh cysta.

Namun, perawatan infeksi laten ini tidak menjamin keberhasilan 100 % karena beberapa kasus menunjukan perlawanan parasit terhadap obat.

Perubahan dalam hal reproduksi
Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa toxoplasmosis sangat berkorelasi dengan peningkatan kelahiran anak laki-laki pada manusia. Menurut para peneliti, “tergantung pada konsentrasi antibodi, kemungkinan lahirnya anak laki-laki dapat meningkat menjadi nilai 0,72 yang berarti bahwa: untuk setiap kelahiran 260 anak laki-laki, lahir pula 100 perempuan. Catatan: studi ini masih memerlukan penelitian yang lebih akurat.

Perubahan perilaku
Ada bukti perubahan perilaku pada orang yang terinfeksi toxolasma dan ini dihubungkan dengan golongan darah – Sebuah studi menunjukkan hampir 4.000 pengendara mobil (yang diketahui terinfeksi toxoplasma) terungkap memiliki rhesus negatif dalam darahnya dan  memiliki kemungkinan mengalami kecelakaan. Lihat: http://www.biomedcentral.com/1471-2334/9/72.

Benalu memiliki kemampuan untuk mengubah perilaku para host: tikus yang terinfeksi peyakit ini memiliki gejala  kurang/tidak takut pada kucing. Efek ini berguna untuk parasit karena mereka dapat bereproduksi secara seksual (dalam tubuh kucing) jika host-nya dimakan oleh kucing. Mekanisme untuk perubahan perilaku ini tidak sepenuhnya dipahami, tetapi ada bukti yang menunjukkan bahwa  infeksi toxoplasmosis dapat menimbulkan kenaikan dan konsentrasi  dopamine dalam amygdala pada tikus yang terinfeksi.

Temuan-temuan dari perubahan perilaku dalam tikus ini menyebabkan beberapa ilmuwan berspekulasi bahwa toxoplasma bisa menimbulkan efek yang sama pada manusia, bahkan dalam tahap laten sekalipun yang sebelumnya dianggap tidak bergejala. Toxoplasma merupakan salah satu dari sejumlah parasit yang dapat mengubah perilaku tuan rumah mereka sebagai bagian dari siklus hidupnya.

Korelasi telah ditemukan antara infeksi toxoplasma laten dengan berbagai karakteristik:
* Penurunan minat pada pencarian kegiatan baru,
* Reaksi lambat,
* Rendahnya tingkat kepatuhan pada peraturan dan meningkatnya rasa cemburu (ini terjadi pada pria), dan
* Terlihat lebih hangat dan berhati-hati (ini terjadi pada wanita).

Bukti untuk perilaku terhadap manusia ini relatif lemah (lihat kumpulan makalah penelitian di http://natur.cuni.cz/flegr/publ.php).

Penelitian telah menemukan bahwa toxoplasmosis dikaitkan dengan peningkatan tingkat kecelakaan mobil, kira-kira dua kali lipat atau tiga kali lipat kemungkinan mengalami kecelakaan dibandingkan pada orang yang tidak ternfeksi. Hal ini mungkin disebabkan oleh lambatnya reaksi si pasien terhadap waktu/keadaan.

Studi lain menyarankan bahwa parasit mungkin mempengaruhi kepribadian. Ada klaim yang menyebabkan toxoplasma menimbulkan sifat antisosial pada laki-laki dan percampuran (hubungan seks) pada wanita, dan kerentanan yang lebih besar untuk terkena skizofrenia dan bipolar disorder pada semua orang yang terinfeksi.

Suatu studi juga menunjukkan bahwa laki-laki pengidap toxoplasmosis memiliki perhatian yang pendek terhadap waktu, cenderung lebih banyak melanggar aturan dan mengambil risiko, dan lebih mandiri, anti sosial, curiga, cemburu dan marah-marah. Hal ini juga menunjukkan bahwa orang-orang ini dianggap kurang menarik bagi perempuan. Sedangkan pada perempuan  disarankan agar lebih sering bepergian karena perempuan yang mengidap penyakit ini cenderung terlihat sangat ramah dan sulit untuk memilih.

Sumber:  Wikipedia.

Iklan
  1. 12 Agustus 2014 pukul 13:55

    Simply wish to say your article is as astounding.

    The clarity on your put up is just excellent and i can suppose you’re an expert on this subject.
    Well with your permission allow me to grasp your feed to
    stay up to date with approaching post. Thanks one million and please
    keep up the rewarding work.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: