Beranda > Cerita > Sabtu/6juni09

Sabtu/6juni09

Jika saya menulis sesuatu dari hasil menerjemahkan sesuatu maka itu berarti tidak semua tulisan aslinya saya terjemahkan. Hanya beberapa poin penting bagi publik saja yang saya masukkan karena informasi yang berlebihan dan tidak diperlukan oleh kebanyakan publik adalah sesuatu yang sia-sia.

Sejak saya membuat blog dan menulis tentang artikel-artikel kesehatan, saya sudah memfokuskan pada pembaca umum. Ini bukan blog medis kedokteran karena kebetulan basic saya juga bukan seorang dokter atau berasal dari kalangan medis apapun itu. Sehingga fokusnya hanya berputar-putar pada informasi umum yang selayaknya diketahui oleh orang umum misalnya tentang penyakit-penyakit yang umum terjadi pada masyarakat. Oleh sebab ini bukan blog khusus kedokteran maka bagi mereka yang memang memerlukan informasi kedokteran dari kalangan medis atau untuk penelitian ilmiah, saya sarankan untuk membaca sendiri dari tulisan aslinya dalam bahasa Inggris karena selain di sana lebih lengkap, juga pekerjaan anda memang mengharuskan anda untuk membaca dari banyak sumber. Saya bersedia membantu anda untuk menterjemahkan sesuatu (secara cuma-cuma) selama tulisan dalam bahasa Inggris itu masih bisa saya pahami maksudnya, jika saya tidak paham maka saya tidak berani menterjemahkannya karena takut akan menimbulkan pemahaman – tentang isi artikel tersebut – yang berbeda dari tulisan aslinya.

Ada pesan moral bahwa melakukan seks tidak aman itu sangat beresiko, apa yang dimaksud dengan tidak aman? jika kita tidak memakai kondom dengan benar, jika kita sering berganti-ganti pasangan seks, jika kita melakukan praktek seks yang memudahkan penularan penyakit, jika kita melakukan hubungan seks sebelum menikah.. maka semua ini tergolong kepada hubungan seks yang beresiko. Berciuman / kiss dengan seseorang yang bukan pasangan seks sah (terikat secara agama dan negara) pun beresiko karena bisa jadi peluang kita akan bertambah lebar untuk melakukan hubungan seks dengan banyak orang. Kita tidak mengetahui sejarah seksual pasangan kita.

Ini bukan berarti saya tidak realistis melihat kenyataan bahwa banyak orang yang telah melakukan praktek pra seks dan seks penetrasi sebelum menikah atau karena pekerjaan (karena tidak ada pilihan lain). Namun, kenyataannya semua itu beresiko terlepas dari sebesar apapun nafsu anda untuk melakukan hubungan seks yang beresiko. Secara ilmiah seperti itu, saya tidak sedang berceramah, walau mungkin secara tidak langsung saya telah mengingatkan kepada diri saya sendiri dan kepada teman-teman pembaca yang lain kepada resiko secara fisik yang mungkin akan mengenai diri kita.

Pohon penyakit telah saya lukiskan pada anda melalui artikel IMS, pohon ini memunculkan pohon baru di sisinya yang bernama penyakit oportunistik. Mereka bercabang memunculkan 1001 kemungkinan penyakit, dan mungkin akan terus bercabang seiring perjalanan waktu. Untuk itulah saya menulis bagi anda, bukan tentang dosa tetapi tentang resiko yang akan kita tanggung seumur hidup kita bahkan memungkinkan kita di kemudian hari tidak akan memiliki keturunan dan tentunya akan menularkan penyakit kita kepada orang-orang yang kita cintai di sekeliling kita.

Iklan
Kategori:Cerita
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: