Beranda > Penyakit fisik > Streptococcus pyogenes

Streptococcus pyogenes

Streptococcus pyogenes adalah bakteri gram positif spherical yang tumbuh dalam rantai panjang dan merupakan penyebab infeksi Grup A streptococcal. S. pyogenes menampilkan antigen grup A streptococcal pada dinding sel. Streptococci adalah catalase-negatif. Dalam kondisi ideal, S. pyogenes memiliki masa inkubasi sekitar 10 hari.

Pathogenesis dan gejala
S. pyogenes adalah penyebab banyak penyakit penting manusia mulai dari infeksi kulit ringan dangkal sampai penyakit sistemik yang mengancam hidup. Infeksi biasanya dimulai di tenggorokan atau kulit. Contoh ringan infeksi S. pyogenes yaitu sakit tekak ( “strep throat”) lokal dan infeksi kulit (impetigo). Erysipelas dan cellulitis yang dicirikan dengan penyebaran lateral S. pyogenes di kedalaman lapisan kulit.

Infeksi  disebabkan oleh beberapa jenis S. pyogenes yang dapat dikaitkan dengan rilis (jenis baru) toksin/racun bakteri. Infeksi tenggorokan berhubungan dengan rilis ini dan mengakibatkan juga penyakit demam berdarah (?). Infeksi toxigenic S. pyogenes lainnya dapat mengakibatkan streptococcal toxic shock syndrome, yang dapat mengancam hidup.

S. pyogenes juga dapat menyebabkan penyakit dalam bentuk Sindrom post-infectious “non-pyogenic” (tidak terkait dengan multiplikasi bakteri lokal dan pembentukan nanah). Komplikasi yang difasilitasi oleh kondisi autoimmun ini tergolong jarang terjadi.¬† Contoh dari komplikasi ini yaitu demam reumatik akut dan poststreptococcal glomerulonephritis. Kedua kondisi ini muncul beberapa minggu setelah infeksi awal streptococcal. Demam reumatik ditandai dengan peradangan pada sendi dan / atau jantung lalu berlanjut dengan sakit tekak. Glomerulonephritis akut dan peradangan glomerulus pada ginjal dapat mengikuti sakit tekak atau infeksi kulit.

Diagnosis
Bisa ditanyakan pada dokter atau laboratorium medis.

Pengobatan
Pengobatan pilihan adalah penisilin dan durasi/lama pengobatan yang dianjurkan adalah minimal 10 hari. Tidak ada laporan contoh resistensi terhadap penisilin dilaporkan.

Macrolide, chloramphenicol, dan tetracycline dapat digunakan jika strain menunjukkan tanda sensitif. Pengobatan juga dapat dilakukan dengan antibotik yang diberikan melalui IV.

Sumber: Wikipedia.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

Iklan
  1. 21 Juli 2014 pukul 08:26

    We stumbled over here coming from a different page and thought I should check things out.

    I like what I see so now i’m following you.
    Look forward to looking over your web page repeatedly.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: