Beranda > Sehat > The Canon of Medicine, karya Ibnu Sina – 1

The Canon of Medicine, karya Ibnu Sina – 1

The Canon of Medicine  (Arab: Al-Qanun fi al-Tibb “The Law of Medicine“; Persia: Qanun “Law“; Latin: Canon medicinae “Canon of Medicine“; China: Hui Hui Yao Fang) adalah ensiklopedia medis Arab 14 volume  yang ditulis oleh seorang ilmuwan Persia dan dokter : Ibnu Sina / Abu Ali Sina Balkhi / Abū ‘Alī al-Ḥusayn ibn ‘Abdullah ibn Sīnā Balkhi(barat: Avicenna),  dan selesai ditulis pada 1025. Buku ini ditulis dalam bahasa Arab didasarkan pada kombinasi dari pengalaman pribadi sendiri, medis abad Islam, tulisan-tulisan dan tentang medis kuno Arab dan Persia, dokter Sushruta dan Charaka- India, dan dokter Galen-Roma. The canon dianggap salah satu buku yang paling terkenal dalam sejarah medis.

Juga dikenal sebagai Qanun, yang berarti “hukum” dalam bahasa Arab dan Persia, Canon of Medicine menjadi pedoman medis sampai abad 18 dan awal abad ke-19. Ensiklopedi ini menjadi standar untuk medis di Eropa dan dunia Islam, dan karya Ibnu Sina ini banyak ditulis ulang. Qanun telah banyak digunakan sebagai teks bacaan utama di sekolah-medis di Universitas Montpellier, Perancis, sampai  akhir 1650. Sebagian besar buku ini juga diterjemahkan ke dalam Cina sebagai Hui Hui Yao Fang (‘Resep’ dari Hui Nationality) oleh orang  Hui di Yuan China. The Canon juga membentuk dasar medis Unani, bentuk pengobatan tradisional yang dilakukan di India. Sampai saat ini, prinsip-prinsip medis yang telah didiskripsikan oleh dia sepuluh abad lalu dalam buku ini masih diajarkan di UCLA dan Universitas Yale, antara lain, sebagai bagian dari sejarah medis.

Canon dianggap sebagai pharmacopoeia pertama karena berisi hasil eksperimen sistematis dan ilmu fisiologi yang ter-ukur, deteksi sifat penyakit menular, pengenalan karantina untuk membatasi penyebaran penyakit menular, pemahaman berdasarkan bukti medis, eksperimen medis, percobaan-percobaan klinis, percobaan acak yang terkontrol, tes kemanjuran obat, clinical pharmacology, neuropsychiatry,  psikologi fisiologis, analisis faktor risiko, dan ide dari suatu sindrom pada diagnosa penyakit tertentu.

George Sarton, ayah dari sejarah ilmu pengetahuan, menulis dalam Pengantar Ilmu Sejarah:
“Salah satu yang paling terkenal dari eksponen universalisme Muslim dan tokoh terkenal dalam ilmu pengetahuan di dunia Islam adalah Ibnu Sina, yang dikenal di Barat sebagai Avicenna (981-1037). Beliau terkenal sebagai salah satu pemikir cendekiawan yang paling besar dalam sejarah medis dunia. Kegiatan medisnya yang penting dibukukan dalam Qanun (Canon) dan pada sebuah risalah tentang pengobatan penyakit jantung. The ‘Qanun fi-l-Tibb’ merupakan encyclopedia medis yang sangat besar dan lengkap pada jaman itu. Berisi beberapa hal yang memperjelas pemikiran tentang perbedaan mediastinitis dari pleurisy, penularan alamiah phthisis (tuberculosis paru), penyebaran penyakit melalui air dan tanah, deskripsi kehati-hatian dalam penanganan masalah kulit,  penyakit seksual dan sifat abnormal, dan penyakit ringan pada saraf.”

Tinjauan
Buku ini menjelaskan penyebab penyakit dan kesehatan. Ibnu Sina percaya bahwa tubuh manusia (yang sakit) tidak dapat kembali sehat (seperti sediakala) kecuali penyebab penyakit dan faktor-faktor yang membuat sehat lagi ditentukan.

Qanun memberikan diagnosa yang ilmiah tentang ankylostomiasis dan atribut-atribut  kondisi penyakit cacing usus. Qanun juga menunjukkan pentingnya diet, pengaruh lingkungan dan iklim pada kesehatan, dan penggunaan obat anastesi (bius) sebelum operasi. Ibnu Sina menyarankan pada dokter ahli bedah untuk merawat kanker pada tahap awal, dan memastikan penghapusan semua jaringan yang sakit. Materi medis The Qanun mempertimbangkan penggunaan 800 obat yang sudah di-uji coba, dengan komentar-komentar berkaitan dengan aplikasi dan efektivitasnya. Dia merekomendasikan pengujian obat yang baru pada hewan dan manusia sebelum  digunakan untuk keperluan umum.

Salinan paling awal Canon of Medicine bertahun 1052 menjadi koleksi Aga Khan dan rencananya akan disimpan di Museum Aga Khan yang akan dibangun di Toronto, Ontario, Kanada.

Pengaruh di Eropa
Qanun  teks bahasa Arab  telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin sebagai Canon medicinae oleh Gerard dari Cremona pada abad ke-12 dan ke dalam bahasa Ibrani pada 1279. Canon selanjutnya menjadi panduan utama ilmu kedokteran di Barat. Buku ini merupakan ensiklopedi lengkap, susunannya sistematis dan perencanaan pekerjaan yang akan dilakukan menjadi keunggulan buku ini dalam literatur medis Eropa. Sehingga, menggantikan karya Galen dan menjadi buku teks medis utama untuk pendidikan di sekolah-sekolah Eropa misal pada sekolah kedokteran di Montpellier dan Leuven (setidaknya sampai akhir 1650). Arnold C. Klebs menjelaskan tentang buku ini sabagai: “sebuah fenomena intelektual terpenting sepanjang masa.” Dr William Osler mengatakan Qanun adalah “sebuah kitab suci medis untuk waktu yang sangat lama dibanding hasil karya lainnya”. Buku pertama dari tiga buku Canon (Latin) dicetak pada 1472, dan edisi lengkapnya diselesaikan pada 1473. Edisi bahasa Ibrani pertama diterbitkan pada 1491 dan satu-satunya yang diproduksi pada abad ke 15. Dalam 30 tahun terakhir pada abad 15 telah dicetak 15 edisi dalam bahasa latin.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian terjemahan ke dalam bahasa Inggris dilakukan.

The Canon of Medicine, karya Ibnu Sina – 2

Sumber: Wikipedia

Kategori:Sehat Tag:
  1. syafiishodiq@gmail.com
    5 Januari 2011 pukul 14:12

    mo tanya ni, ada yang tau G?!, alamat download karya ibnu sina ” the canon of medicine”

  2. 28 Februari 2012 pukul 12:25

    sangat inovatif dan mengispirasi

  3. rofiqun
    29 Mei 2012 pukul 16:10

    tolong dong,
    buku-buku yang lebih lengkap lagi mengenai Ibnu Sina

  4. 4 November 2012 pukul 02:55

    buka mantiq as-shifa apa sdh di terbitkan edisi indonesia? jika ada apa Antum mengetahui dapat di beli dimana? jazakumulloh

  5. 16 Mei 2013 pukul 09:33

    Use the Stock Market to create passive income by ‘Renting’
    your shares (writing covered calls is the technical name
    for this strategy) & combine this with a Real Estate portfolio
    designed to give you capital growth (he focuses on how
    to get ‘no money down’ deals). Later on in
    the same Century the new religion also worked hard to change the custom of Blood-revenge.
    It is sold through Click – Bank, considered the internet’s most trusted digital marketplace.

  6. 2 Februari 2015 pukul 20:23

    I know this site gives quality depending articles and additional stuff, is there any other site which gives these kinds of data in quality?

  7. 27 Februari 2015 pukul 21:07

    It’s perfect time to make some plans for the longer term and it is time to be
    happy. I have read this submit and if I could I wish to recommend you
    few interesting things or tips. Maybe you can write subsequent
    articles regarding this article. I want to read even more issues approximately it!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: