Beranda > Definisi > Neurosyphilis

Neurosyphilis

Neurosyphilis merujuk pada infeksi melibatkan sistem saraf pusat. Neurosyphilis mungkin terjadi pada setiap tahap sipilis. Sebelum kedatangan antibiotik, ia biasanya terlihat pada 25-35% dari pasien penyakit raja singa ini.

Neurosyphilis sekarang paling umum pada pasien dengan infeksi HIV. Penelitian yang tepat dan signifikan berkaitan pada hubungan neurologic (kekacauan sistem saraf) pada penderita HIV dengan penderita sipilis masih belum terkriteria dengan baik di masing-masing laboratorium atau klinik. Sekitar 35% sampai 40% dari pengidap sipilis tahap kedua mengalami asymptomatic (infeksi tambahan tapi tidak bergejala) pada sistem saraf pusat, seperti ditunjukkan dengan tes terhadap salah satu cairan otak.

Manifestasi yang paling umum sekarang adalah merupakan gejala asymptomatic atau symptomatic meningitis. Syphilitic meningitis akut biasanya terjadi pada tahun pertama infeksi, 10 % mengalami ruam. Pasien juga mengalami sakit kepala, iritasi meningeal, dan cranial nerve abnormalities (syaraf di sekitar tengkorak tidak normal): terutama syaraf optik, syaraf wajah, dan syaraf vestibulocochlear. Jarang ia mempengaruhi otak bagian belakang, akibatnya otot menjadi terasa lemah atau kekurangan/kehilangan kemampuan indrawi manusia.

Meningovascular sipilis terjadi pada beberapa bulan sampai 10 tahun (rata-rata 7 tahun) setelah infeksi sipilis utama. Meningovascular sipilis dapat dikaitkan dengan gejala prodromal (tidak spesifik/khas) selama berminggu-minggu sampai berbulan-bulan sebelum kelemahan syaraf teridetifikasi. Gejala Prodromal yaitu mati rasa pada area tubuh tertentu, paresthesias (rasa geli dan gelisah), rasa lemah yang ekstrem, sakit kepala, vertigo, insomnia, dan psikiatris abnormalities seperti perubahan kepribadian. Kondisi hilangnya kemampuan syaraf terjadi terputus-putus (kadang terasa kadang tidak) atau pelan-pelan selama beberapa hari. Namun, ia juga dapat hadir dalam bentuk arteritis dan menyebabkan ischemic stroke, hasil yang lebih terlihat pada pasien yang masih muda. Angiography (teknik penggambaran kondisi bagian tubuh dalam) dapat menunjukkan syaraf di dalam pembuluh darah dan kemacetan total.

Paresis umum, atau dikenal sebagai’general paresis of the insane’, merupakan manifestasi dari neurosyphilis parah. Ini adalah dementia kronis yang pada akhirnya menyebabkan kematian pada 2-3 tahun kemudian. Pasien umumnya memiliki perubahan kepribadian progresif, kehilangan memori, dan tanggapan yang kurang. Kadang (walau jarang) mengalami psychosis (penyakit kejiwaan), depresi, atau mania (dalam medis, mania: suasana hati yang berlebihan dan pola pemikiran yang tidak umum).

Sumber: Wikipedia.

Iklan
Kategori:Definisi Tag:, ,
  1. 9 Juni 2013 pukul 10:07

    Good post. I learn something totally new and challenging on sites I stumbleupon on
    a daily basis. It will always be useful to read through content from other writers and use something from
    their web sites.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: