Beranda > Penyakit fisik > Non-gonococcal urethritis (NGU)

Non-gonococcal urethritis (NGU)

Non-gonococcal urethritis (NGU) adalah peradangan pada saluran kencing yang tidak disebabkan oleh infeksi gonorrhea. Untuk keperluan pengobatan, dokter biasanya mengklasifikasikan urethritis menular dalam dua kategori: gonococcocal urethritis, yang disebabkan oleh gohneria; dan non-gonococcal urethritis (NGU).

Penyebab

 

Gejala
Gejala urethritis dapat berupa rasa sakit atau sensasi terbakar setelah kencing (dysuria), keluarnya cairan putih/keruh dari urinari dan perasaan ingin selalu kencing. Untuk laki-laki, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis, rasa terbakar atau perih ketika kencing, gatal, iritasi, atau kesakitan, dan pada celana dalam bagian depan dapat dijumpai noda. Pada Perempuan, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina, rasa terbakar atau perih ketika kencing, dan infeksi anal atau mulut. Sakit abdominal (di sekitar perut) dan pendarahan vagina yang abnormal mungkin merupakan indikasi bahwa infeksi telah berkembang menjadi Pelvic Inflammatory Disease (peradangan pada sekitar rahim).

Namun demikian, kadang-kadang NGU tidak menunjukkan gejala (khususnya pada perempuan).

Diagnosis
Secara historis, mudah untuk mengetahui keberadaan gonorea dengan melihat Gram’s stain (metode empirik pembeda bakteri) cairan urethral di bawah mikroskop: organisme kausatif yang berbeda adalah dalam rupa; namun metode ini hanya bekerja efektif pada laki-laki, karena dalam vagina perempuan mikroba-mikroba non-patogen gram-negatif menjadikan gambaran mikroskopis tampak sebagai flora normal. Oleh karena itu, penyebab utama urethritis (pada laki-laki) dapat diidentifikasi dengan tes sederhana.

NGU didiagnosis jika seseorang dengan kondisi urethritis tidak memiliki tanda-tanda keberadaan bakteri gonorea di tes laboratorium. Yang paling sering menyebabkan NGU (23% -55% dari kasus) adalah Chlamydia. Oleh sebab itu diperlukan beberapa tes untuk memastikan penyebab NGU itu.

Pencegahan
Penggunaan kondom (latex condom) yang konsisten dan benar, sangat mengurangi kemungkinan penularan NGU.

Pengobatan
Pengobatan didasarkan pada resep dan penentuan antibiotik yang tepat tergantung pada strain dari ureaplasma.

Karena ini merupakan multi-kausatif alamiah, awal pengobatan/terapi menggunakan strategi melibatkan berbagai antibiotik yang efektif terhadap Chlamydia (seperti doxycycline). Adalah penting dalam pengobatan ini juga melibatkan pasangan seksual (ikut diobati juga). Perempuan yang terinfeksi organisme yang menyebabkan NGU dapat mengembangkan pelvic inflammatory disease. Jika gejala berlanjut, tindak lanjut dengan urologist mungkin diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Jika tidak diobati, komplikasi dapat berupa epididymitis infertility (kemandulan).

Baca juga:

- Urethritis

 

Sumber : Wikipedia.

Semua isi artikel ini hanyalah merupakan informasi untuk menambah pengetahuan, diagnosa dan obat untuk menyembuhkan penyakit terkait dengan artikel ini HARUS dikonsultasikan kepada dokter sesuai bidangnya terlebih dahulu.

About these ads
  1. ariz
    28 Februari 2010 pukul 20:21

    baguss skalii informasii’a

  2. WAWAN
    25 Maret 2010 pukul 06:56

    saya lelaki 44 tahun setahun yg lalu saya di diagnosa oleh dokter menderita penyakit non gonorrhea dan berobat selama kurang lebih 3 bulan gejala yg saya lami adanya rasa geli,sakit serta ada noda pada celana dalam saya tidk tau apakah nanah atu bukan pertanyaan saya apa yg dimaksud penyakit NGU dan apa obatnya mohon penjelasan

    • pisangkipas
      25 Maret 2010 pukul 09:31

      NGU adalah penyakit RADANG SALURAN KENCING yang tidak disebabkan oleh gonore (GO). Biasanya penyakit ini ditularkan melalui aktifitas hubungan seksual, yang paling umum adalah klamidia.

      Jika anda mengurut dari pangkal penis (bagian bawah) ke ujung penis – kpala penis secara perlahan maka akan muncul cairan agak kental berwarna bening keputih-putihan. Kalau pada GO, biasanya muncul cairan berwarna putih susu.

      Obat klamida biasanya doxyccycline yaitu sejenis antibiotik , tapi mohon dikonfirmasi kepada dokter terlebih dahulu, soalnya dosisnya tergantung seberapa lama penyakit ini bercokol di dalam tubuh.

  3. rizal
    21 Mei 2010 pukul 10:15

    apakah penyakit NGU bsa disembuhkan?
    pada kelamin saya jika saya urut dri pangkal penis sampai ujung penis kadang ada keluar cairan kental putih bening.. apakah itu penyakit ngu? mohon penjelasan trima kasih

  4. pisangkipas
    21 Mei 2010 pukul 10:34

    Cairan yg keluar itu bisa karena gonore dan bisa jg karena NGU (jika ini dikaitkan dengan Infeksi Menular Seksual). Pada GO, warnanya kuning atau agak kehijauan, agak kental, biasanya perih pada saluran kencing dalam sesudah selesai kencing. Pada NGU, warnanya agak bening, lebih cair (kadang menimbulkan noda di celana dalam), dan perih kebanyakan saat kencing berlangsung.

    Semua penyakit ngu bs diobati (jika pengobatannya sesuai anjuran dokter), kecuali herpes simpleks yang kadang kambuh berulang. semakin cepat diobati semakin cepat sembuh.

  5. isakbinsar
    10 November 2010 pukul 21:17

    apa gejalanya sakit dibawah pusar

  6. Bendu kariwuso
    13 September 2011 pukul 09:33

    SAYA KIRA PERTAMA KENA GO, DARI DR DIOBATI, SEMBUH TIGA HR KMDIAN KAMBUH LG. DR KEDUA DISUNTIK KANAN KIRI DAN MINUM OBAT SEMBUH TIGA HARI KMDAN KAMBUH LAGI TANPA MELAKUKAN HUB SUAMI ISTRIM DR KETIGA SPECIALIS KULIT DIDIAGNOSA VIA LAB TERNYATA PENYAKIT JENIS NGU DIOBATI DAN SEMBUH SY YAKIN KRN SPECIALIS KULIT DAN MELAKUKAN HUB DNG ISTRI, 2 ATAU 3 KALI KAMBUH LAGI DATANG LAGI KE DR KULIT KE 3 DIOBATI DNG OBAT LAIN DAN SEMBUH DENGAN WAKTU KURANG LEBUH 2 BULAN SETELAH BEBERAPA KALI MELAKUKAN HUB DNG ISTRI SY………… KAGET TERNYATA KAMBUH LG, SEBENARNYA APA JENIS PENYAKIT SY,… APAKAH ISTRI PERLU DIOBATI JG, KEBETULAN ISTRI PERAWAT DI SALAH SATU RS,….MENGANJURKAN DI CEK KE DR SPECIALIS UROLOG,….MOHON PENJELASAN , TKS

  7. 18 April 2013 pukul 14:33

    saya laki2 umur 21 thn .
    saya da masalah pda kelamin saya .
    kelamin saya sering mengeluarkan cairan bening tnpa disadari .
    tpi tak merasakan sakit wkt kencing,
    ada apa dgn kelamin saya ?
    tlg penjelasan nya .

  8. Eko
    13 Juni 2013 pukul 15:04

    mau tanya..
    sudah tiga tahun saya menikah, selama itu juga saya tidak pernah merasakan da gejala yang tidak beres atau apapun dengan kesehatan kelamin saya.
    namun terakhir saya berhubungan, saya tidak sengaja memasukan Mr.P saya kedalam anus istri saya. Tapi itu tidak berlangsung lama, mngkin hanya 1-2detik saja.
    kemudian setelah dua hari dari situ, Mr.P saya mengeluarkan cairan yang saya tidak tahu itu apa, lalu sakit pada saat kencing, saat tidak kencing mersa ngilu pada Mr.P saya.

    saya tanyakan kepada istri saya apakah dia berselingkuh atau tidak, dia jawab tidak. karena pada saat saya tinggal 4 hari juga, istri saya sedang haid.
    dan anehnya istri sayapun menjadi mengeluarkan cairan entah dari Mrs.V entah dari anusnya yang berwarna kuning.

    kira-kira apa yang terjadi dengan saya dan istri saya, padahal kami sebelumnya tidak pernah berhubungan dengan siapapun.
    dan bagaimana cara mengobati ini semua?
    terimakasih, mohon jawabannya…

  9. Eko
    13 Juni 2013 pukul 15:10

    saya sudah 3 tahun menikah, selama itu saya tidak menunjukan gejala apa-apa.
    namun terakhir saya berhubungan, saya tidak sengaja memasukan Mr.P saya kedalam anus istri saya, tapi itupun tidak berlangsung lama, hanya sekitar 1-2 detik saja.
    setelah 2 hari dari itu, Mr.P saya mulai mengeluarkan cairan yang saya sendiri tidak tau itu apa dan terasa sakit pada saat kencing juga ngilu setiap saat.
    dan istri sayapun mengeluarkan cairan kuning yang entah keluar dari MRs.V atau anusnya.

    setelah saya tanyakan, istri saya tidak berselingkuh dan begitu juga saya. selama 4 hari saya tinggal, istri saya sedang haid. dan kami juga berhubungan hanya berdua saja, tidak dengan yang lain.

    kira-kira itu kenapa? dan bagaimana cara mengobatinya?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: